Abu Taqy Malik Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Soal Dugaan Penyimpangan Seksual

TABLOIDBINTANG. COM   –  Marlina Octaria resmi mengadukan ayah Taqy Malik , Mansyardin Malik ke Polda Metro Jaya pada Selasa (21/9). Didampingi tim kuasa hukumnya, Marlina melaporkan suami sirinya secara pasal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ery Kartanegara pengaruh hukum Marlina mengungkap, pihaknye menempuh jalur hukum sesudah berkonsultasi ke beberapa institusi terkait. “Setelah beberapa metode kita sebelumnya, yaitu secara membuat permohonan bapak Willy, pemohonan ke Komnas Rani, sehingga pada ujungnya kami selaku kuasa hukum belakangan kami melaporkam saudara M dengan dugaan UU cetakan 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga, ” ungkap Ery Kartanegara di Polda Metro Jaya, Selasa (21/9).

Ery Kartanegaraengaku laporannya sudah diterima dalam Sentra Pelayanan Kepolisian Harmonis (SPKT), Polda Metro Jaya. Ayah Taqy Malik disangkakan dengan pasal KDRT dengan amcaman maksimal 10 tahun penjara. “Pasal 5 huruf a, b, c Juncto pasal 44 ayat 2 UU nomor 23 tarikh 2004 ya. Ancamannya 10 tahun. Jadi kita telah membuat laporan ya, ” jelas Ery Kartanegara.

Taat Ery, klienny menempuh urat hukum lantaran Mansyardin Malik tidak mau menceraikan Marlina Octoria. “Intinya kan klien kami sudah berupaya untuk mendiskusikan sebelumnya, meminta buat diceraikan dan ditalak ternyata belum juga dilakukan, ” beber Ery Kartanegara.

Selain itu, wanita yang dituding mantan model seksi majalah pria dewasa itu berniat lapor polisi untuk memeriksa soal prilaku seks menyimpang yang dilakukan ayah Taqy Malik. “Dengan adanya LP yang kita buat pada Polda Metro Jaya ini, itu artinya dugaannya sudah terjadi. Bukan rekayasa, bukan kami buat-buat ya. Secara adanya LP ini sudah jelas adanya krimininalisasi dengan dilakukan inisial M di klien kami, ” membuka tim Feriyawansyah kuasa bukum Marlina.

“Tidak ada lagi yang dikatakan dia pencemaran nama baik atau cakap dia mengarang suatu cerita. Karena LP nya sudah diterima. Kalau LP sudah diterima artinya sudah nyata adanya indikasi dugaan tindak pidana. Jadi psikisnya, fisiknya, kekerasan dalam hubungan seksualnya sudah terbukti di perkara 23 tahun 2004, ” tambah Feriyawansyah.

Tak cuma asal menuduh, Marlina Octoria mengklaim memiliki bukti terpaut dugaan penyimpangan seksual dengan dilakukan Mansyardin Malik. Lengah satunya berupa bukti mencatat medis. “Jadi kalau kekerasan fisiknya itu kami mempunyai rekam medis yang menjelma alat bukti kepolisian. Psikisnya sendiri klien kami karena ada rasa ketakutan tengah pindah rumah itu, psikisnya (kena). Kekerasan dalam seksual itu jelas, ketika lengah satu tidak mengkehendaki artinya dipaksa, ” pungkas Ery Kartanegara.