Bagian Berselingkuh? Begini 3 Cara Sopan Menghadapinya

Bagian Berselingkuh? Begini 3 Cara Sopan Menghadapinya

Ilustrasi selingkuh. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Setiap orang nyata memiliki pilihan dalam menyelesaikan suatu masalah. Anda punya pilihan kurun menghadapi perselingkuhan dengan emosi ataupun dengan cara yang kalem & berkelas.

Psikolog sekaligus konsultan hubungan sejak Rapport Relationship, Dr. Jennifer Rhodes mengemukakan ada beberapa cara yang lebih elegan untuk menghadapi pasangan yang berselingkuh.  

1. Tahan diri, jangan langsung bereaksi 

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika mengetahui atau memergoki pasangan Anda berselingkuh adalah menenangkan diri dan jangan terburu-buru mengambil tindakan reaktif. Atur napas dan cobalah untuk menggunakan prinsip praduga tak bersalah, karena bisa jadi kebingungan Anda salah. Kumpulkan bukti-bukti. Cerai-berai berpikir sejenak untuk memikirkan langkah terbaik. Kalau perlu Anda bisa bertanya kepada teman atau orang terpercaya untuk memberi pilihan sikap yang harus diambil.

“Jika memang bersetuju, Anda bisa mendatangi pasangan Anda dan si terduga perebut pasangan tersebut. Perkenalkan diri secara baik-baik dan libatkan diri dalam bibir sembari mengamati interaksi mereka. Bila ada yang membuat Anda tak nyaman, bicarakanlah kepada pasangan Kamu pada kesempatan terpisah, ” arahan Anna.

2. Mencoba berdiskusi dan mengevaluasi hubungan 

Perselingkuhan terjadi bukan karena faktor si pelakor saja tetapi juga karena adanya respon dari pasangan Anda. Jadi Anda harus berbicara kepada pasangan Anda baik-baik,   untuk mengetahui apa yang menyebabkan dirinya memutuskan mengingkari hubungan kalian.

“Orang yang dikhianati bakal memposisikan diri sebagai korban. Namun penting bagi para pasangan untuk mengevaluasi kembali hubungan kasih itu. Bagaimana interaksi dengan suami atau istri selama ini? Apakah ada aspek yang perlu ditingkatkan dalam hubungan mereka? Hal tersebut istimewa untuk mengetahui penyebab masalah, perlu meminimalisasi situasi yang dapat mendatangkan perselingkuhan terjadi lagi, ” terangnya.

3. Berpikir matang untuk menjemput keputusan terbaik

Luka dari pengkhianatan kadang terlalu dalam untuk memproduksi kita bisa bersikap tenang, makin untuk menyembuhkannya. Namun sebelum marah-marah dan memutuskan berpisah pikirkan terlebih dahulu, dampak apa saja yang akan Anda terima.

“Pikirkan apakah sedang ada niat untuk kembali dan memperbaiki keretakan yang ada? Atau apakah memang tidak ada jalan untuk memperbaikinya? Namun satu kejadian yang harus dipertimbangkan adalah parak akan berdampak pada anak serta keluarga kedua belah pihak. Kehormatan finansial, rencana masa depan dan sebagainya juga harus dipikirkan secara matang. Bila perlu, mintalah sandaran profesional seperti konselor pernikahan buat mendapatkan solusi terbaik, ” tutupnya.

Rekomendasi