Cerita Ario Bayu Berpuasa Sebagai Minoritas di Selandia Baru

Cerita Ario Bayu Berpuasa Sebagai Minoritas di Selandia Baru

TABLOIDBINTANG. COM   –  Aktor Ario Aliran pernah menghabiskan masa kecilnya pada New Zealand atau Selandia Gres. Tinggal cukup lama bersama orangtuanya di sana sebelum merintis pekerjaan di Indonesia, Ario Bayu mempunyai pengalaman bagaimana rasanya menjadi minoritas di negara tersebut saat bulan Ramadhan.

“Kalau di Indonesia adalah negara di mana mayoritas penduduknya beragama islam, New Zealand hanya beberapa kecil, saya nggak tahu bagian statistiknya, tapi kecil sekali dengan beragama islam di sana, ” kata Ario Bayu, di negeri Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Meski menjadi kaum minoritas, Ario Bayu bersyukur dirinya dan tim muslim yang lain tak sudah mengalami diskriminasi. Menurutnya, pemerintah serta masyarakat di Selandia Baru sangat menjunjung tinggi toleransi antar pengikut beragama.

Ario Bayu pernah tinggal pada Selandia Baru. (Seno/tabloidbintang. com)

“Tapi Selandia Baru itu menerima bermacam-macam agama dan kultur dalam negaranya, itu yang saya mampu salut bahwa New Zealand itu memiliki pemerintah dan masyarakat mempunyai kesadaran dan toleransi yang agung. Mereka memeluk semua apapun keyakinan orang, demokratis dalam hal itu, ” paparnya.

Bahkan, toleransi masyarakat Selandia Baru sampai membuatnya tak merasakan sebagai kaum minoritas. Pasalnya, masa momen keagamaan seperti Ramadhan & Idul Fitri, masyarakat di kian sangat hangat dan ikut merayakan hal tersebut.

“Pas bulan Ramadhan, warga New Zealand juga sama-sama seneng, ngucapin, ‘selamat ya buat kalian yang beragama islam merayakan hari kemenangan islam’. Temen saya pula yang bule walau saya puasa mereka nggak puasa, tapi kayak merayakan juga, ” pungkas Ario Bayu.  

Ario Bayu pernah tinggal di Selandia Baru. (Seno/tabloidbintang. com)

(rik)
 

Info menarik lainnya di Data HK