Ikhtisar Dari Jendela SMP SCTV Keadaan Ini Kamis 5 November 2020

Ikhtisar Dari Jendela SMP SCTV Keadaan Ini Kamis 5 November 2020

TABLOIDBINTANG. COM   –  Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Hari Ini Kamis 5 November 2020

Ira heran secara Santi yang tampak muram dan lesu. Ira tanya Santi kenapa? Santi menggeleng. Apa ada masalah? Dengan Roni baik-baik saja membentuk? Santi mengangguk muram. Ada tamu yang datang. Ternyata Wulan serta Joko. Mereka diutus Gino buat sampaikan pesan. Mereka memberi cakap soal pesta Halloween yang Gino adakan. Santi
menolak mengikuti. Wulan bujuk Santi.

Joko antar Wulan pulang. Joko bingung dia memakai kostum apa ya? Wulan juga bingung. Bagaimana nanti saja deh. Joko tanya Wulan soal Roni. Wulan sendiri bingung mesti dengan jalan apa.

Alya sedang bersiap hendak pulang. Dengan motornya. Tapi Alya keburu dicegat Beben. Beben kasih tahu maksudnya. Undang Alya untuk ikut perhelatan Halloween di tempat Gino. Beben bilang semua hadir.

Uda Zein lagi teleponan dengan Beben. “Yang bener kamu Ben? Jangan bercandan, ”  kata Zein. Beben bilang dia tak bercanda coach. Bu Alya hadir kok. Zein
juga pastikan dirinya hadir. Zein senang bukan main.

Linda dan Inah mau bersiap pergi. Prapto lahir. Suasana langsung tak enak. Prapto langsung to the point. Prapto tawarkan Linda ganti rugi baik- baik selama ini sudah pelihara Indro. Dengan gayanganya yang sembrono.

Santi dan Lili lagi cari seragam di sini. Lili ajak Santi ngomong. Santi tak  antusias cocok sekali. Dia juga tak melayani Lili bicara. Bikin Lili sebal, “Lo mau kostum apa nih? ” Santi bilang bebas. Dingin.

Linda masuk ke rumah. Manggil Wulan dan Indro. Indro yang telah dandan ala pocong dan Wulan sebagai medusa. Linda kaget bukan main karena mereka muncul tiba-tiba dengan pakaian mengerikan seperti tersebut.

Roni buka pintu. Roni kaget membawa cewek berkostum Angel paling enggak seram yang ketuk pintunya. Roni kaget bingung,   “Cari siapa mbak? Salah rumah apa salah alam? ” “Ini gue Ron. Gimana sih? ” kata Lili sambil buka kostumnya.

Wulan dan Indro sudah sampai. Gina antar. Gina bilang kalau sudah selesai telepon dia saja. Nanti dia jemput. Wulan dan Indro berterima afeksi berat pada Gina.