Lagak Nassar Bikin Dewi Perssik Sedih, Gegara Harus Tarik Selendang

TABLOIDBINTANG. COM   –  Indosiar menggelar Panggung Kebal Ayun Bintang Pantura 6 , Kamis (23/09) malam buat memilih satu biduan/biduanita yang akan bergabung dengan 15  biduan dan biduanita yang lain yang telah lebih dulu memastikan diri untuk balik bertarung di Babak 16 Besar Bintang Pantura 6 . Lima biduan dan biduanita dengan sempat turun panggung di babak 20 besar sebelumnya, semalam kembali bertarung buat memperebutkan satu tiket menuju 16 besar. Tiga biduanita dari Tim Kiyowo yaitu Ayu (Garut), Feby (Bogor), dan Dias (Yogyakarta) silih bersaing di Panggung Kebal Panggung bersama perwakilan dibanding Tim Sayang yakni Ramara (Jakarta) serta Ajang (Majalaya) dari Tim Happy.

Sebelum kompetisi dimulai, keenam host yakni Ramzi, Gilang Dirga, Irfan Hakim, Ruben Onsu, Rara LIDA, dan Jirayut DAA mengajak pemirsa Indosiar untuk berdoa  bersama untuk meninggalnya ibunda Putri DA serta kesembuhan Tukul Arwana yang kini sedang mendapat perawatan intensif. Kompetisi dimulai di babak pertama yang mana kelima biduan dan biduanita diminta untuk bernyanyi dengan medley . Dias (Yogyakarta) mengawali sayembara dengan lagu “Lemah Teles” dilanjutkan “Mendung Tanpo Udan” dari Ramara (Jakarta) disusul Ajang (Majalaya) lewat corak “Kabogoh Jauh” serta Elok (Garut) mencoba keberuntungan secara lagu “Tarik Selimut” & Feby (Bogor) yang meminta seisi Studio 5 Indosiar bergoyang bersama lewat “Arjunanya Buaya”. Sejumlah pujian pula diberikan oleh keempat Mentor, salah satunya Via Vallen. “Secara keseluruhan malam itu semuanya tampil lebih rupawan dari babak sebelumnya mungkin karena ingin membuktikan diri. Luar biasa sekali kalian”, komentar Via Vallen.

(Istimewa)
(Istimewa)

Setelah melalui babak pertama di Panggung Kebal Goyang, polling buat kelima biduan dan biduanita sementara waktu ditutup. Satu biduan/biduanita yang berada pada posisi terendah akan tepat turun panggung selanjutnya akan ada satu biduan/biduanita dengan dipilih oleh Juragan Soimah untuk turun panggung. Sementara tiga biduan dan biduanita lainnya akan melanjutkan persaingan di Panggung Kebal Ayun dengan tampil menyanyikan kepala lagu secara bergantian. Perolehan polling menempatkan Ayu (Garut) di posisi terendah dengan demikian Ayu (Garut) harus turun panggung untuk kedua kalinya disusul oleh Feby (Bogor) yang ditentukan oleh Juragan Soimah.

Persaingan semakin ketat di babak kedua antara Ramara (Jakarta), Dias (Yogyakarta), dan Ajang (Majalaya) setelah polling kembali dibuka. Satu biduan/biduanita dengan penerimaan polling tertinggi dipastikan maju ke Babak 16 Tinggi. Ramara (Jakarta) membuka sayembara di babak kedua membawakan lagu “Yang Sedang-Sedang Saja” dan sukses memikat keempat Mentor untuk mendorong pengungkit. Juragan Soimah pun tepat memberikan saweran senilai Rp 300 Ribu yang langsung disambut oleh Sang Pembimbing Tim Sayang, Via Vallen dengan tanpa ragu menyerahkan saweran Rp 700 Ribu. “Aku optimis Ramara bisa masuk ke babak 16 besar karena progresnya Ramara malam ini luar natural. Semoga pemirsa di panti juga bisa memberikan sokongan sebanyak-banyaknya untuk Ramara”, harap Via Vallen.

Giliran agen dari Tim Kiyowo, Dias (Yogyakarta) yang tampil secara lagu “Angin Dalu” dan berhasil mendapat saweran dari Juragan Soimah sebesar Rp300 Ribu. Nassar sebagai Mentor Tim Kiyowo sangat angkuh melihat penampilan Dias (Yogyakarta). “Anak didik saya memang tiada tara”, ujar Nassar yang langsung dibenarkan sebab Juragan Soimah. Semakin malam Panggung Kebal Goyang kian memanas dengan penampilan Medan (Majalaya) yang menyanyikan pembawaan “Bercanda”. Ajang (Majalaya) tak ragu mengajak keempat Mentor untuk bergoyang bersama. Saweran kembali diberikan Juragan Soimah untuk Ajang (Majalaya) senilai Rp 100 Ribu dan langsung ditambahkan oleh Si Mentor Tim Happy yaitu Happy Asmara sebesar Rp 900 Ribu. Polling akhir menempatkan Dias (Yogyakarta) di posisi teratas mengungguli Ramara (Jakarta) dan Ajang (Majalaya). Dengan demikian Dias (Yogyakarta) berhasil menyabet tiket menuju babak 16 Besar Kartika Pantura 6 menyusul 15 biduan dan biduanita lainnya serta kembali bergabung ke Tim Kiyowo.

Sementara Ramara (Jakarta) dan Ajang (Majalaya) harus kembali turun panggung. Di akhir acara, Tuan Soimah memberi kesempatan pada keempat Mentor untuk memindahkan anak didik yang tersisa dari masing-masing tim. Maka malam tadi (23/09) Tim Terpesona satu-satunya tim yang masih memiliki anak didik lengkap yakni sebanyak 5 orang sementara anak didik dari Tim Kiyowo tertinggal 3 orang serta Awak Sayang dan Tim Happy masih memiliki 4 orang anak didik. Secara mengejutkan Nassar menggunakan kesempatan untuk menukar anak didik daripada Tim Kiyowo yakni Sella (Tangerang Selatan) dengan Yandi (Buton) dari Tim Heran. Dewi Perssik pun merasa sedih karena harus mengizinkan anak didiknya ditukar oleh Nassar. Dengan berat ganjil Dewi Perssik harus menjadikan selendang dari Yandi (Buton) untuk ditukar dengan Sella (Tangerang Selatan). “Saya bukan maksud untuk melawan Tuan Soimah, tapi saya berjanji akan mendidik Sella jauh lebih baik dari sebelumnya”, tutur Dewi Perssik.