Penghapusan Mudik di Wilayah Aglomerasi, Sektor Esensial Tetap Mampu BeroperasiÂ

TABLOIDBINTANG. COM   –  Masyarakat dengan tinggal di luar daerah aglomerasi dan harus berlaku di kota-besar tidak perlu khawatir selama kebijakan peniadaan mudik diberlakukan. Sempat tersedia kekhawatiran yang dirasakan sebesar warga yang tinggal diluar wilayah aglomerasi Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi) yang harus beroperasi di ibukota Jakarta, namun angkutan komuter kereta rel listrik (KRL) tidak melayani rute di luar wilayah aglomerasi.  

Prof Resi Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 menjelaskan kalau selama masa peniadaan pegangan, terdapat pengecualian mobilitas bagi masyarakat yang akan beroperasi, seperti diatur dalam Tulisan Edaran No. 13 Tarikh 2021 beserta adendumnya. Kebijaksanaan ini telah diterapkan berangkat 6 hingga 17 Mei 2021.  

“Tentunya ada syarat yang harus dipenuhi diantaranya surat perjalanan serta surat negatif hasil tes Covid-19. Pada prinsipnya pemisahan operasional KRL merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan. Pemerintah mau berkoordinasi terkait hal tersebut, ” kata Wiku menjawab pertanyaan media dalam rancangan keterangan pers Perkembangan Pengerjaan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta.

Wiku menjelaskan bahwa kesibukan pada sektor esensial dalam Wilayah aglomerasi tetap hidup selama masa lebaran. Pelarangan mobilitas pelaku perjalan diperuntukkan bagi kegiatan mudik lebaran.  

“Kegiatan selain pegangan di satu wilayah kabupaten/kota atau aglomerasi khususnya dalam sektor-sektor esensial, akan langgeng beroperasi tanpa penyekatan apapun, demi melancarkan kegiatan baik ekonomi daerah, ” tegasnya.

Sumber: Covid19. go. id.