Pilkada di Tengah Pandemi Corona, Para Calon Butuh Ide-ide Gila

Pilkada di Tengah Pandemi Corona, Para Calon Butuh Ide-ide Gila

TABLOIDBINTANG. COM   –  Pilkada dengan masker, handsanitizer dan jaga jarak, sesuatu yang baru dan belum ada presedennya.  

Setelah sempat ragu, pemilihan besar daerah (Pilkada) diputuskan tetap digelar di tengah pandemi Corona. Ditunda atau tetap digelar sama-sama memiliki risiko yang tak sederhana. Kekosongan administrasi pemerintahan jelas berbahaya, tapi kesehatan masyarakat juga tak dapat dipertaruhkan. KPU sebagai penyelenggara sudah merumuskan teknis Pilkada dengan aturan kesehatan ketat. Menarik untuk menebak-nebak, kira-kira apa yang akan dijanjikan para calon kepala daerah tersebut saat kampanye nanti?  

Politisi tetap tak akan melewatkan isu apapun yang bisa dimanfaatkan demi kepentingan politiknya. Pandemi Corona pasti hendak menjadi salah satu tema pokok kampanye mereka. Tapi bicara aturan kesehatan setiap kali kampanye jelas membosankan. Mungkin mereka akan cakap tatanan ekonomi dan politik pertama pasca Corona. Atau menjanjikan aneka layanan masyarakat yang bisa diakses dari rumah. Segala macam pengurusan perijinan tak perlu datang ke kantor pemerintahan, semua bisa melalui online, murah dan praktis. Makin mungkin ada yang nekat bakal menjanjikan untuk menemukan vaksi corona.  

Para penasehat politik calon kepala daerah kini harus hidup ekstra keras merumuskan isi manuver yang efektif. Tema-tema umum dengan jadi klise karena selalu diulang-ulang, sudah kehilangan daya tarik. Di tengah kecemasan hidup dalam cengkeraman pandemi Corona, orang membutuhkan panduan baru, yang sayangnya itu belum ada.  

Selama beberapa bulan ini, dunia akan menjadi cair dan mudah ditempa, kata Yuval Noah Harari dalam wawancara yang diunggah di situs pribadinya, www.ynharari.com. Genting ini telah mengejutkan politisi, dan mereka tidak memiliki cetak ningrat siap pakai. Karena itu sangat terbuka untuk ide-ide perdana. Bahkan untuk ide-ide gila, lanjutnya.  

Ide-ide baru dan gila dalam politik? Kenapa tidak? Ini kala yang berbeda dan belum pernah ada yang mengalami sebelumnya. Betapapun konyol atau bahkan tak menghunjam akal, ide bagaimana meneruskan tumbuh selama dan setelah pandemi Corona layak ditawarkan pada publik yang merindu harapan baru. Bagi politisi yang punya ambisi besar mengganti dunia (semoga orangnya ada), panggung sudah menunggu. Tapi bisakah kita berharap? Selama ini banyak politisi yang cuma ingin berkuasa serta lalu kaya. Kalau jumlahnya meningkat banyak, itu salah kita karena memberi mereka kesempatan. Seperti nasehat yang sering kita dengar, kalau ingin ada perubahan harus dimulai dari diri sendiri, dengan tak memilih politisi yang hanya ingin berkuasa.

Ngomong-ngomong soal ide gila, tersebut bisa dimulai dengan merancang kalibut, masker dan spanduk kampanye dengan sama sekali berbeda.