Tanpa Pernah Ucapkan 5 Kalimat Itu di Tempat Kerja

Tanpa Pernah Ucapkan 5 Kalimat Itu di Tempat Kerja

Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Jangan sudah mempertaruhkan reputasi Anda dengan mengeluarkan kalimat kasar, bohong, jorok, lemah, dan sombong di kantor.

Ingat, sepi itu emas. Terutama jika diamnya Anda menjauhkan diri dari kurang kalimat yang berpotensi menimbulkan masalah.

Jika Anda tak paham maksud awak, cobalah menghindari kalimat-kalimat bertendensi berikut.

Drama
“Saya sudah sangat sibuk, tak mampu mengerjakan pekerjaan lain. ”

Berkeluh kesah & merasa menjadi orang paling berperan sedunia tak akan meringankan pekerjaan Anda, tetapi memberikan label pelaku queen. Menunjukkan Anda siap menjalankan apa pun, lebih baik daripada mengeluh.

Mengumpat
“Begitu saja tak bisa, dasar teledor! ”

Sekesal apa pun dengan rekan kegiatan Anda, jangan melontarkan kalimat biadab apalagi menghina. Mungkin saja dia memang (bodoh), tapi jangan mengelak kemungkinan suatu hari Anda membutuhkan bantuannya. Dan berpikirlah dua kala bila Anda berniat menjelek-jelekkannya pada belakang.

Mengeluh
“Ini tidak adil! ”

Brad Karsh, pimpinan JB Training Solutions yang berbasis dalam Chicago dan penulis buku Manager 3. 0: A Millennial’s Guide to Rewriting the Rules of Management mencatat, kalimat ini lazimnya keluar dari mulut pegawai hijau yang merasa diperlakukan tidak adil. “Mungkin kenyataannya pahit, tetapi dalam dunia kerja, adil tidak berguna sama, ” nasihat Karsh.

Membanding-bandingkan
“Di kantor periode saya, tidak begitu caranya. ”

Lisa Quast, CEO Career Woman Inc. dengan berbasis di Seattle dan penulis buku Your Career, Your Way mengatakan, “Tak seorang pun menyukai orang arogan dan sok cakap yang merasa dirinya lebih baik daripada yang lain, atau dengan merasa perusahaan lamanya lebih elok daripada yang sekarang. ” Berhentilah membanding-bandingkan, fokus saja pada ide-ide baru yang akan memajukan tempat Anda bekerja sekarang.

Ingkar janji 
“Pasti akan siap jam 3 sore. ” (Padahal sadar tak akan mungkin. )

Jika Kamu menjanjikan sesuatu yang (Anda telah sadari) tak bisa ditepati, dampaknya tentu merugikan orang lain. Juga, kredibilitas Anda dipertaruhkan. “Jangan mengatakan apa yang Anda pikir ingin didengar rekan kerja, atasan, atau konsumen. Katakanlah yang sesungguhnya, ” sejumlah Roy Cohen, penasihat karier & penulis The Wall Street Professional’s Survival Guide.

Rekomendasi