Update COVID-19 Indonesia 9 Mei: 13. 645 Positif, 959 Meninggal, dua

Update COVID-19 Indonesia 9 Mei: 13. 645 Positif, 959 Meninggal, dua. 607 Sembuh

TABLOIDBINTANG. COM   –  Per hari ini Sabtu (9/5) pukul 12. 00 WIB jumlah pasien yang sembuh setelah sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) menjadi 2. 607 orang setelah ada penambahan sebanyak 113 karakter dalam kurun waktu 24 jam sejak pukul 12. 00 WIB Jumat (8/5) hingga Sabtu (9/5).

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyampaikan hal tersebut pada  Sabtu (9/5) sore.

“Kasus segar 2. 607 orang, ” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan sah di Media Center Gugus Perintah Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Institusi Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (9/5).

Kemudian untuk pamflet kasus sembuh dari 34 Daerah di Tanah Air, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan sebaran penderita sembuh terbanyak yakni 752, disusul Sulawesi Selatan 260, Jawa Timur sebanyak 227, Jawa Barat 202, Bali 197, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 2. 607 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama perut kali dan ketika pasien tak ada lagi keluhan klinis

Di bagian lain, jumlah kasus terkonfirmasi meyakinkan menjadi 13. 645 setelah tersedia penambahan sebanyak 533 orang. Namun jumlah kasus meninggal yang dikarenakan COVID-19 bertambah menjadi 959 setelah ada penambagan sebanyak 16 orang.

Di dalam hal ini, ada faktor aib penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, dengan memperburuk kondisi pasien hingga wafat dunia.

Yuri menambahkan bahwa data itu sekaligus menjadi ukuran seberapa asosiasi dapat mematuhi aturan pemerintah serta anjuran protokol kesehatan sebagai bagian untuk memutus rantai penularan COVID-19.

“Gambaran ini menjadi poin seberapa disiplin kita mematuhi aturan protokol kesehatan. Iniah yang menjadi ukuran karena inilah cara pengendalian COVID-19, ” kata Yuri.

Selanjutnya Gugus Tugas merincikan data positif COVID-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 17 kasus, Bali 306 kasus, Banten 523 kasus, Bangka Belitung 28 kasus, Bengkulu 37 kasus, Yogyakarta 146 kasus, DKI Jakarta 5. 056 kasus.

Selanjutnya di Jambi 62 kasus, Jawa Barat 1. 437 kasus, Jawa Tengah 959 kasus, Jawa Timur 1. 419 urusan, Kalimantan Barat 118 kasus, Kalimantan Timur 214 kasus, Kalimantan Sedang 189 kasus, Kalimantan Selatan 253 kasus, dan Kalimantan Utara 131 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 101 kasus, Nusa Tenggara Barat 330 kasus, Sumatera Selatan 278 kasus, Sumatera Barat 286 kasus, Sulawesi Utara 47 kasus, Sumatera Utara 179 kasus, dan Sulawesi Tenggara 71 kasus.

Adapun di Sulawesi Selatan 710 kasus, Sulawesi Tengah 75 kasus, Lampung 66 kasus, Riau 71 kasus, Maluku Utara 54 kasus, Maluku 32 kasus, Papua Barat 53 kasus, Papua 277 kasus, Sulawesi Barat 62 urusan, Nusa Tenggara Timur 12 urusan, Gorontalo 19 kasus dan di proses verifikasi lapangan 21 peristiwa.

Konglomerasi data tersebut diambil dari buatan uji spesimen sebanyak 150. 887 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 53 laboratorium dan TCM di satu laboratorium Wisma Atlet. Sebanyak 108. 699 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 13. 645 tentu dan 95. 054 negatif.

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 246. 847 orang serta pasien dalam pengawasan (PDP) menjelma 29. 690 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi & 370 kabupaten/kota di Tanah Air.

covid19. go. id